Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img
BerandaNasionalKonfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Gesekan Antarkader Warnai Jalannya Forum

Konfercab XLIV PMII Surabaya Memanas, Gesekan Antarkader Warnai Jalannya Forum

WARTAPRIBUMI, SURABAYA — Konferensi Cabang (Konfercab) XLIV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya diwarnai ketegangan antarkader dari sejumlah komisariat. Gesekan terjadi di tengah proses persidangan yang menjadi forum penting untuk menentukan arah kepemimpinan dan agenda organisasi PMII Surabaya ke depan.

Pada awalnya, forum disebut berlangsung kondusif. Namun, situasi kemudian memanas ketika memasuki pembahasan sejumlah agenda persidangan. Gesekan antarkader sempat terjadi dan membuat suasana forum menjadi kurang kondusif.

Sejumlah peserta kemudian berupaya meredakan situasi agar ketegangan tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih luas dan proses Konfercab tetap dapat dilanjutkan.

Kader PMII Taswirul Afkar, Umar Furqon, menyebut kondisi forum pada awal pelaksanaan berjalan dengan baik. Menurutnya, situasi mulai berubah setelah terdapat pihak yang dinilai memicu ketegangan di dalam forum.

“Awalnya forum berjalan kondusif. Namun kemudian ada pihak yang mencoba membuat suasana menjadi tegang sehingga mengundang kericuhan,” ujar Umar, Minggu (4/10/2026).

Ketegangan juga disebut terjadi di sekitar pimpinan sidang. Risilva Aulia selaku Pimpinan Sidang dalam forum tersebut mengaku mengalami dugaan ancaman berupa lemparan kursi ketika situasi persidangan mulai memanas.

Peristiwa tersebut kemudian disebut memicu ketegangan antara kader dari sejumlah komisariat, termasuk kader PMII Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan PMII Universitas Airlangga (UNAIR).

Meski demikian, detail mengenai pihak yang diduga melakukan tindakan tersebut serta kronologi lengkap kejadian masih memerlukan klarifikasi dari seluruh pihak yang berada di lokasi. Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi secara menyeluruh dari pihak yang disebut terkait dugaan tersebut.

Panitia: Tidak Sesuai Harapan

Pihak panitia Konfercab menilai situasi yang terjadi tidak sesuai dengan harapan awal pelaksanaan kegiatan. Seluruh persiapan, menurut panitia, telah dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek agar konferensi dapat berjalan tertib dan kondusif.

Panitia berharap dinamika yang muncul selama forum dapat diselesaikan melalui mekanisme organisasi yang berlaku. Konfercab, sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang, diharapkan tetap menjadi ruang bagi seluruh kader dan komisariat untuk menyampaikan pandangan secara tertib.

Perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika organisasi. Namun, perbedaan tersebut diharapkan tidak berkembang menjadi tindakan yang dapat mengganggu keamanan peserta maupun keberlangsungan persidangan.

Konfercab XLIV PMII Surabaya sendiri menjadi momentum penting bagi kader dan komisariat dalam menentukan kepemimpinan serta arah organisasi ke depan. Karena itu, kelancaran proses persidangan dan penghormatan terhadap mekanisme organisasi menjadi hal yang penting untuk dijaga bersama.

Seluruh pihak diharapkan dapat menahan diri dan menjaga stabilitas forum. Setiap dugaan pelanggaran maupun tindakan yang terjadi selama pelaksanaan Konfercab perlu diselesaikan secara objektif berdasarkan tata tertib, aturan organisasi, serta mekanisme yang telah disepakati.

Dengan demikian, seluruh tahapan Konfercab XLIV PMII Surabaya dapat tetap berjalan secara tertib dan keputusan organisasi dapat lahir melalui proses musyawarah yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular