WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Dalam momen peringatan Hari Pahlawan 2022, pemerintah juga kembali mengumumkan meningkatnya kasus harian Covid-19. Dikutip dari Kementrian Kesehatan RI, kasus covid-19 per hari Rabu (9/11/2022) bertambah menjadi 6.186 kasus.
Dengan demikian, sejak kasus pertama diumumkan pemerintah pada 2 Maret 2020, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 6.537.907 dengan total sembuh 6.335.158 dan meninggal 158.952 orang. Jawa timur sendiri memiliki penambahan kasus konfirmasi sebanyak 703 kasus.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Magetan, Suprawoto meminta masyarakat Magetan untuk tidak panik dan melakukan vaksin booster yang dilayani ditiap-tiap puskesmas di Magetan.”Vaksin booster itu tidak berefek apapun, masyarakat tidak boleh takut.
Puskesmas juga selalu kita siagakan untuk melayani masyarakat melakukan vaksin dan itu gratis tentunya,” ujarnya kepada Wartapribumi usai mengikuti Upacara Hari Pahlawan di Alun – alun Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (10/11/2022).
Menurutnya, masyarakat Magetan sudah cukup memahami bagaimana cara menjaga diri dari Covid-19. Namun jangan sampai kesadaran itu hilang dan harus kembali diingatkan lagi. Jangan sampai dikejar lagi, harus pakai ini dan itu.
“Masyarakat kita saya rasa sudan cerdas dan pintar, seharusnya tanpa harus di-warning pun mereka sudah bergerak menjaga diri mereka dari covid-19 sesuai standar kesehatan,” tuturnya.
Sementara itu, Setiap tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan. Dalam momen tersebut, Bupati Magetan Suprawoto meminta masyarakat untuk mengingat jasa pahlawan agar tidak timbul perpecahan karena perbedaan.
“Perbedaan itu adalah sebuah kewajaran, tetapi kalau itu dibawa ke arah perpecahan itu adalah sebuah kerugian untuk kita,” ungkapnya.
Bupati Magetan, Suprawoto mengatakan, para Pahlawan yang telah gugur di medan perang ini tidak pernah mengenal rasa takut untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, meski jiwa dan raga yang menjadi taruhannya untuk masa depan bagi generasi muda Indonesia yang lebih baik.
“Mereka tidak ingin anak cucu mereka menderita, dan itu harus menjadi catatan kita semua bagi generasi yang telah menikmati kemerdekaan.
Jangan kita sia siakan pengorbanan mereka, jangan menciderainya dengan perpecahan karena terprovokasi oleh perbedaan,” jelasnya.
Dari pantuan Wartapribumi dilapangan, para peserta upacara memakai kostum veteran, lengkap dengan atributnya. Para peserta terlihat khidmat ketika mengikuti rangkaian berjalannya upacara, meski ada beberapa peserta yang pingsan ditengah berjalannya upacara. (*)

