WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Magetan, M. Ramzi mengatakan, untuk meminimalisir terjadinya praktik money politics atau yang sering disebut juga serangan fajar dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak menerima politik uang tersebut.
Hal tersebut dikatakannya usai menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2024 yang dillakukan oleh KPU Provinsi Jawa Timur di Harmadha Joglo, Kabupaten Magetan, Jumat (8/16/2024).
“Meniadakan ataupun meminimalisir terjadinya money politics kita harus bersama-sama, bukan hanya penyelenggara Pemilu, seperti KPU maupun Bawaslu saja, tapi tim kampanye dan masyarakat, artinya jika masyarakat tidak menerima money politics ini akan memiliki dampak bagus untuk meminimalisir terjadinya praktik tersebut,” ujarnya kepada wartapribumi.com
Pun, Bawaslu Magetan juga telah melakukan beberapa pencegahan terkait mengurangi terjadinya praktik money politik di Magetan.” Salah satunya imbauan dari media sosial maupun media massa, kalau penindakan itu harus sesuai regulasi apakah itu memenuhi syarat formil materinya atau tidak,” terangnya. (can/red)

