WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif (STAIM) Magetan M. Luthvi Al Hasyimi meminta agar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIM Magetan bisa menjadi agent of change (agen perubahan) didalam masyarakat.
“Selain memenuhi kewajibannya sebagai mahasiswa, idealnya mahasiswa juga harus bisa menjadi agent of change (agen perubahan) dalam dunia masyarakat, sesuai dengan Tri Dharma perguruan tinggi selain penelitian dan pengajaran juga pengabdian terhadap masyarakat,” ujarnya usai menghadiri kegiatan pelantikan Pengurus Mahasiswa STAIM Magetan periode 2022/2023 di STAIM Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (9/1/2023).
Menurutnya, Menjadi seorang mahasiswa itu tidak hanya menjadi orang yang terpelajar, tetapi mahasiswa itu harus bermanfaat bagi masyarakat.
“Kalau di STAIM Magetan itu kan berbasis Agama Islam, maka dari itu salah satu fokus kita yaitu meningkatkan keagamaan masyarakat,” ujar Ketua STAIM Magetan, M. Luthvi Al Hasyimi kepada TIMES Indonesia.
Untuk menjadi mahasiswa yang lebih berdaya, lanjut M. Luthvi. Selain harus berintelektual yang cukup, juga harus memiliki orientasi, inovatif, berkomitmen, reflektif, cerdas, serta komunikatif. Dengan dilantiknya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang baru ini diharapkan mahasiswa bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“BEM sebelumnya yang sudah demisioner sudah baik, tapi dengan pelantikan hari ini harapannya BEM semakin lebih baik, juga UKM-UKM di bawahnya dapat lebih bermanfaat. Ide -ide yang membawa kemajuan harus dikembangkan lagi, bagaiamana BEM STAIM Magetan ini paling tidak dikenal luas di Jawa Timur,” ungkapnya.
Dalam pantauan Warta Pribumi, ada sekitar 22 orang pengurus organisasi mahasiswa yang dilantik, meliputi beberapa Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAIM Magetan.
Sementara itu, Presiden BEM STAIM Magetan yang baru saja dilantik, Luqman Hakim mengatakan, didalam kabinetnya, ia mengusung kabinet Devanka Abhipraya yang memiliki arti orang yang beragama dan mempunyai harapan yang besar, sehingga nantinya BEM STAIM Magetan dan pengurus organisasi mahasiswa mengibarkan sayapnya dalam skala regional maupun nasional.
“Harapan saya setelah dilantik, bagaimana nantinya menjadikan pengurus organisasi mahasiswa yang mempunyai integritas, komitmen dalam organisasi, sehingga menjadi pegangan bagi mereka dalam berorganisasi, yang nantinya akan dirumuskan dalam rapat organisasi,” kata Luqman Hakim, Presiden BEM STAIM Magetan periode 2022/2023 yang baru saja dilantik. (*)

