WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Sebuah Bus Pariwisata dari Semeru Putra Trasindo Semarang dengan nopol H 1470 terperosok kedalam jurang sedalam 31 meter di Jalan Raya Tawangmangu, tepatnya di Dusun Mojosemi, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022) pukul 11.00 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan melalui Kasi Humas Polres Magetan, AKP Budi Kuncahyo mengatakan, berawal dari 2 rombongan bus berangkat dari Kota Semarang, setibanya di tikungan atas Lawu Green Forest (LGF) bus tidak dapat dikendalikan, seharusnya bus belok menikung ke kiri, namun bus melaju lurus hingga menabrak guadrail atau pembatas jalan hingga terjun ke jurang sedalam 31 meter.
“Bus menabrak pohon sehingga bus terguling ke kiri dan berhenti, itu mengakibatkan pengemudi terjepit dan meninggal serta penumpang lainnya sebagian terjepit dan mengalami luka dan ada juga yang meninggal,” tuturnya.
Bus pariwisata tersebut, lanjut AKP Kuncahyo, mengangkut 52 orang dengan rincian 50 rombongan dari Semarang Barat dan 2 orang supir dan kenek bus.
“Korban meninggal dunia di TKP 7 orang termasuk supir bus, 4 laki – laki dan 3 perempuan, korban luka ringan 32 orang, dan 13 orang yang tidak luka-luka,” ujarnya.
Bus mengalami hancur dan kerusakan pada bagian depan dan sisi kiri bus, dengan mesin berhenti dan tidak menyala. Korban telah di evakuasi oleh petugas Polisi dan PSC Magetan. Korban luka – luka dirawat di Puskesmas Plaosan, Sidorejo, dan klinik Muhammadiyah, sementara untuk korban meninggal dibawa ke RSUD Sayidiman Magetan. Dan diperkirakan kerugian materil ditafsir hingga Rp. 50 juta. (*)

