Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaNasionalPotensi Konflik Terendah di Jatim, Kapolda Jatim Sebut Perguruan Pencak Silat Magetan...

Potensi Konflik Terendah di Jatim, Kapolda Jatim Sebut Perguruan Pencak Silat Magetan Patut Jadi Role Model

WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Magetan memiliki potensi konflik terendah nomor 1 di Jawa Timur. Hal itu dikatakannya saat kegiatan ‘Jumat Curhat Kapolda Jatim’ yang di Pendapa Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (10/3/2023).

“Di Jawa Timur kaya akan berbagai perguruan pencak silatnya, tak jarang beberapa pencak silat mewarnai itu dengan keributan di antara mereka, namun ternyata di Magetan mereka itu guyub rukun dan baik,” ujarnya.

Dengan guyub rukunnya perguruan di Magetan, lanjutnya, itu diharapkan bisa menjadi teladan bagi berbagai perguruan pencak silat di Jawa Timur, bagaimana cara stake holder Pemerintah Kabupaten Magetan bisa membangun keguyuban tersebut.

“Terimakasih kepada Pemerintah Daerah dan semua stakeholdernya telah membantu menjaga stabilitas Kamtibmas di Jawa Timur. Dengan potensi konflik terendah di Jatim, semoga keguyuban ini bisa menjadi teladan yang perguruan yang lain,” tuturnya.

Dalam kegiatan itu, Bupati Magetan Suprawoto mengatakan dengan adanya Jumat Curhat Kapolda Jatim segala aspirasi masyarakat bisa segera di tampung, sehingga jika ada suatu persoalan bisa segera diselesaikan.

“Harapan saya Jumat Curhat ini bisa terus berjalan di Magetan, sehingga problem Kamtibmas bisa terjaga dan segera diselesaikan jika ada,” ungkapnya.

Dari pantauan di Lokasi, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto bersama PJU Polda Jatim tiba di Pendapa Surya Graha, Magetan kurang lebih pukul 10:10 WIB. Kehadiran orang nomor satu di Polda Jatim tersebut disambut oleh Bupati Magetan Suprawoto, Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Ridwan dan beberapa pejabat lainnya.

Sebelum memulai kegiatan ‘Jumat Curhat Kapolda Jatim’ Irjen Pol Toni Harmanto menyempatkan diri untuk memberi santunan kepada anak stunting dan yatim di Magetan, serta meninjau langsung cek kesehatan gratis yang bekerjasama dengan Si Dokes Polres Magetan dan RS Bhayangkara Nganjuk, serta donor darah dan vaksinasi booster yang bekerjasama dengan PMI Magetan.

Seperti yang diketahui, Jumat Curhat merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang merupakan salah satu program aspiratif yang diadakan secara tatap muka dengan masyarakat untuk mendengarkan langsung dinamika yang terjadi di masyarakat. (can/red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular