Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaDaerahDemi Kelancaran Pilkada 2024, Polres Magetan Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada dan Deklarasi...

Demi Kelancaran Pilkada 2024, Polres Magetan Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada dan Deklarasi Damai

WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Menjelang Pemilu Kepala Daerah 2024, PolresMagetan adakan deklarasi damai dan Simulasi Pengamanan Kota (Sispamkota) yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Partai Politik (Parpol) se-Kabupaten Magetan dan Forkompimda Magetan di halaman Polres Magetan, Senin (19/8/2024).

Kegiatan deklarasi damai dilaksanakan bertepatan setelahapel gelar pasukan dalam rangka Operasi Mantap Praja Semeru 2024. Penandatanganan komitmen dan deklarasi damai ini merupakan bentuk kesepakatan bersama seluruh Parpol dan seluruh elemen masyarakat di Magetan untuk menciptakan suasana pemilu yang damai, tertib, dan aman. 

Simulasi Unjuk Rasa Penolakkan Hasil Pilkada Serentak 2024. (Foto: Wartapribumi)

Mereka berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, menolak segala bentuk provokasi, serta mengedepankan persatuan dan kesatuan demi terwujudnya pemilu yang bersih dan adil. Penandatanganan deklarasi damai disaksikan oleh Pj. Bupati Magetan, Kapolres Magetan, Dandim 0804/Magetan, Ketua KPU Kabupaten Magetan, Ketua Bawaslu Kabupaten Magetan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Kapolres Magetan AKBP Satria Permana, mengatakan, “Ini adalah langkah penting dalam menjaga kondusivitas daerah kita selama pelaksanaan pemilu. Dengan adanya deklarasi ini, kita berharap agar masyarakat Magetan dapat menjalankan hak pilihnya dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Penandatangan Deklarasi Damai oleh Ketua Bawaslu Magetan, M. Kilat Adinugroho (Foto: Wartapribumi)

Selain deklarasi damai, Polres Magetan juga menggelar simulasi pengamanan kota (Sispamkota) untuk menyambut Pilkada 2024 agar berjalan tertib, damai, dan aman. Sispamkota merupakan system tata cara pengamanan dan antisipasi terhadap potensi gangguan kerawanan di setiap tahapan Pilkada yang dirancang untuk memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan aman.

Skenario dalam simulasi tersebut cukup runtut, detail dan dibuat seolah-olah seperti kejadian sebenarnya. Mulai dari pengamanansebelum Pilkada hingga unjuk rasa penolakan hasil pemungutan suara.

Kericuhan terjadi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Magetan karena massa menolak hasil pemungutan suara, massa menginginkan adanya putaran kedua. Massa tidak hanya membawa poster yang berisikan tuntutan tapi juga melempari balon yang berisi air yang diasumsikan sebagai batu. Karena massa anarkis, Polres Magetan menurunkan personil Dalmas dan mobil water cannon untuk meredam aksi kekerasan dan mengamankan massa.

Simulasi disusun sedemikian rupa agar supaya nanti dalam penyelenggaraan Pilkada dan ada kasus serupa aparat keamanansudah siap.

Pj Bupati Magetan, Nizhamul, S.E., M.M memaparkan, “Kesiapan yang ditunjukkan Polres Magetan dalam simulasi Sispamkota ini sangat membanggakan. Saya yakin dengan persiapan yang matang ini, Pilkada di Kabupaten Magetan akan berlangsung aman, lancar, dan sukses.” Terangnya.

Polres Magetan berharap dapat memberikan rasa aman kepadaseluruh masyarakat dan memastikan bahwa Pilkada 2024 di Kabupaten Magetan dapat berjalan dengan damai tanpa adanyangangguan yang berarti. Kesiapan aparat kepolisian bersama TNI dan elemen masyarakat lainnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitasdan kelancaran proses demokrasi di daerah ini. (gat/red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular