Senin, April 20, 2026
spot_img
BerandaGaya HidupWawan Wood Wakili Jawa Timur di Jakarta American Jeep

Wawan Wood Wakili Jawa Timur di Jakarta American Jeep

WARTAPRIBUMI, MALANG – Suswandono Wawan, seorang pria kelahiran Madiun pada 23 September 1977, telah mendedikasikan lebih dari 14 tahun hidupnya pada kecintaannya terhadap Jeep Willys. Kendaraan klasik asal Amerika ini bukan sekadar koleksi baginya, melainkan representasi dari persaudaraan, petualangan, dan kebebasan. Setelah berpartisipasi dalam tujuh jambore nasional, Wawan akan resmi menjadi anggota penuh Jakarta American Jeep (JAJ) pada 27 Juli 2025, yang juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-41 komunitas JAJ.

“Jeep Willy’s itu punya daya tarik yang abadi. Desainnya sederhana, elegan, dan tangguh, tetap terlihat keren meskipun usianya puluhan tahun. Selain sejarahnya di Perang Dunia II, kendaraan ini melambangkan petualangan dan kebebasan,” ujarnya kepada wartapribumi.com saat Jambore Nasional American Jeep XIII 2025 di Coban Rondo, Malang, Jawa Timur, pada 5 Juli 2025.

Jeep Willys: Bukan Sekadar Hobi

Ketertarikan Wawan terhadap Jeep Willys bermula pada tahun 2009, ketika ia berkecimpung di industri perfilman dan bertemu dengan sutradara Chiska Doppert. Dari sutradara inilah ia mendapatkan Jeep Willys pertamanya. Sejak momen itu, Jeep tidak hanya menjadi kendaraan, tetapi juga membuka jalan bagi Wawan untuk membangun relasi, mengembangkan hobinya, bahkan menciptakan peluang bisnis.

Sejak 2012, Wawan aktif bergabung dengan beberapa komunitas Jeep di Indonesia, termasuk WBC, MAJ, dan akhirnya Jakarta American Jeep (JAJ). Ia menilai JAJ memiliki ikatan persaudaraan yang istimewa. Filosofi komunitas ini, Seduluran Sak Lawase (persaudaraan selamanya), menjadi nilai yang sangat penting baginya. “Di komunitas ini, perbedaan latar belakang, budaya, dan pekerjaan tidak jadi penghalang. Semua saling membantu, mendukung, dan menghargai, seperti keluarga,” tambahnya.

Wawan wood saat dilantik sebagai anggota penuh JAJ. (Foto: Wawan for Warta Pribumi)

Bagi Wawan, konvoi dan touring bersama komunitas bukan hanya kegiatan rekreasi, tetapi juga sarana untuk menyegarkan pikiran. Ada perasaan bangga dan gembira saat mengendarai Jeep Willys di jalan raya atau melintasi jalur off-road bersama rekan-rekannya. Ia juga konsisten mengikuti jambore nasional, yang sudah dilakukannya sebanyak tujuh kali, di berbagai lokasi seperti Lampung, Jakarta, Blitar, Bali, dan Malang. Salah satu pengalaman paling berkesan baginya terjadi di Tabanan, Bali, pada tahun 2022, di mana sambutan dari anggota JAJ sangat hangat dan ramah meskipun ia datang bersama komunitas lain.

“Saat itu saya datang bersama komunitas lain, tapi sambutan teman-teman JAJ begitu hangat, seakan keluarga lama yang bertemu kembali,” kenangnya.

Selain keseruan, komunitas ini juga berperan sebagai wadah kontribusi sosial. Wawan rutin berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan selama jambore nasional dan bahkan merencanakan kolaborasi bisnis dengan komunitas Jeep di masa depan.

Momen Pelantikan

Pada Minggu, 27 Juli 2025, bertepatan dengan ulang tahun ke-41 JAJ (yang didirikan 28 Juli 1984), Wawan akan dilantik secara resmi sebagai anggota penuh komunitas JAJ. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni formal. Ada serangkaian ujian dan persyaratan yang harus dipenuhi: memiliki Jeep, aktif dalam berbagai kegiatan, dan telah mengikuti touring setidaknya lima kali jambore nasional.

Bagi Wawan, momen pelantikan ini juga merupakan bentuk dedikasinya kepada komunitas. “Saya ingin membantu JAJ lebih dikenal, terutama di media atau anak muda (Penerus) Selama ini, jambore sering diadakan tapi jarang terekspos. Saya ingin membawa kreativitas dan kepedulian agar komunitas ini punya gaung lebih besar,” katanya.

Wawan Wood bersama Ketua PPAJI. (Foto: Wawan for Warta Pribumi)

Selain aktif di JAJ, Wawan juga pernah menjadi bagian dari berbagai komunitas lain, seperti Off-road, Airsoftgun, dan komunitas film – di mana ia menjabat sebagai Ketua Komunitas Film Madiun (KFM) pada tahun 2022 – serta komunitas Jeep lainnya seperti WBC dan MAJ.

Ketika Hobi Membuka Pintu Rezeki

Di luar dunia komunitas, Wawan dikenal sebagai seorang Teknik Sipil, desainer interior dan eksterior, serta pengrajin kayu. Melalui merek Wawan Wood, ia memulai usahanya sejak masih bekerja di kantor konsultan arsitektur di Jakarta. Awalnya, ia menamai bisnisnya Nature Wood, sebelum klien-kliennya menyarankan penggunaan nama Wawan Wood yang kini lebih dikenal luas, bahkan membawanya terlibat sebagai art director di beberapa film layar lebar Indonesia.

“Para klien menyarankan agar menggunakan nama Wawan Wood supaya lebih mudah dikenal, terutama di kawasan Jabodetabek. Ternyata benar, nama itu lebih melekat, bahkan membawa saya terlibat sebagai art director dalam film layar lebar Indonesia,” kenangnya.

Meskipun pekerjaannya berfokus pada desain dan kerajinan, Wawan mengakui bahwa Jeep Willys dan komunitasnya adalah bagian terbesar dari hidupnya saat ini. Baginya, Jeep bukan sekadar hobi, melainkan sarana untuk membangun persaudaraan, menciptakan peluang bisnis, dan mengembangkan personal branding. “Hobi bisa jadi peluang bisnis kalau dijalani dengan tulus. Yang penting, tetap kreatif, fokus, dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Melalui hobinya ini, ia juga bertemu banyak klien baru dari berbagai kota. “Kalau kita tulus mencintai hobi, rezeki tidak akan tertukar. Hobi bisa jadi peluang bisnis jika dikelola dengan tepat, apalagi Jeep Willy’s sering dibutuhkan untuk event, film, hingga wisata,” ujarnya.

Sebagai seorang pengusaha, Wawan memegang teguh prinsip hidup yang sederhana namun mendalam: kegagalan adalah guru terbaik, belajar merelakan hal yang tak dapat diubah, dan bersyukur atas hal-hal kecil demi kedamaian hati. “Bersedih boleh, tapi imbangi dengan kebahagiaan, habiskan waktu bersama orang terkasih, dan temukan hobi yang membuat hati senang,” tuturnya.

Dalam konteks pekerjaannya, ia mendefinisikan dirinya dengan tiga kata: kreatif, fokus, dan bertanggung jawab. Impian besarnya adalah membawa usahanya meraih proyek berskala nasional seperti yang pernah ia kerjakan untuk Balai Pelatihan BUMN & PUPR Wikasatrian di Gadog, Museum BCA di Sentul, dan Hutan Kota Peruri di Jakarta Selatan—serta menjadikan JAJ sebagai komunitas Jeep yang semakin solid dan menjadi panutan di Indonesia.

Kepada generasi muda, Wawan memberikan pesan: “Jadikan hobimu peluang bisnis yang memuaskan. Teruslah kreatif, fokus, dan bertanggung jawab. Bahkan jika bisnis itu belum berjalan sesuai harapan, setidaknya kamu bahagia karena melakukannya dari sesuatu yang kamu cintai.” Kata Wawan. (can/red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular