WARTAPRIBUMI, JAKARTA – Komunitas Jakarta American Jeep (JAJ) Angkatan ke-41, yang dikenal dengan inovasinya, kini mengabadikan partisipasi mereka dalam acara Napak Tilas Rengasdengklok 2025 melalui sebuah film pendek.
Alih-alih hanya berpartisipasi dalam konvoi, mereka memutuskan untuk mendokumentasikan perjalanan bersejarah itu dalam sebuah karya sinematik berjudul “Brave”, hasil kolaborasi dengan rumah produksi mikro asal Bandung, Ingarage Production.
Ide kreatif ini lahir dari inisiatif para anggota baru JAJ, yang termotivasi untuk meninggalkan warisan positif bagi komunitas. Wawan Wood, anggota JAJ Angkatan 41 yang juga seorang sutradara, menjelaskan bahwa film ini lebih dari sekadar rekaman perjalanan.
“Kami ingin mendorong anggota lain untuk berpikir kreatif dan menghasilkan ide-ide baru yang bisa diteruskan oleh angkatan berikutnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai generasi penerus, sudah menjadi tanggung jawab anggota untuk berperan aktif dalam memajukan komunitas.
“Harapan saya, film ini akan menjadi motivasi agar JAJ terus berkarya tanpa batas,” ungkapnya.
Dukungan penuh datang dari anggota senior, Hendro S. Wardoyo (JAJ No. 116), yang merasa bangga dilibatkan dalam proyek ini.
“Semoga video ini bisa mempererat tali silaturahmi antara senior dan junior, serta membawa komunitas JAJ semakin maju,” kata Hendro.

Kolaborasi ini juga memberikan pengalaman baru bagi Ridho Dwi Pratama dari Ingarage Production, yang awalnya mengenal Wawan melalui hobi lain.
“Ini kesempatan emas bagi kami, tidak hanya untuk portofolio, tetapi juga untuk mengenal lebih dalam dunia otomotif bergengsi seperti Jeep,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Karawang American Jeep (KAJ), Syamsul Firdaus, menekankan bahwa acara Napak Tilas ini adalah pengingat penting akan perjuangan para pahlawan bangsa.
Menurutnya, tujuan utama acara ini bukan hanya berkendara, tetapi juga meresapi nilai-nilai sejarah dan patriotisme.
Dengan sentuhan kreativitas dan semangat kebersamaan.
“film “Brave” diharapkan dapat menjadi warisan berharga yang menginspirasi para pecinta otomotif untuk terus menjaga dan menghayati makna kemerdekaan,” tuturnya. (can/red)

