Kamis, April 16, 2026
spot_img
BerandaKulinerKlothok Lawu Sarangan, Destinasi Kuliner Autentik Jawa, Sempurnakan Wisata Lereng Gunung Lawu...

Klothok Lawu Sarangan, Destinasi Kuliner Autentik Jawa, Sempurnakan Wisata Lereng Gunung Lawu Magetan

WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Pesona alam Telaga Sarangan di lereng Gunung Lawu kini semakin lengkap dengan kehadiran Klothok Lawu Sarangan, sebuah destinasi kuliner tradisional yang menawarkan pengalaman bersantap autentik Jawa dengan panorama Magetan yang menakjubkan.

Manajer Klothok Lawu Sarangan, Ketut, menjelaskan bahwa pendirian tempat ini didasari visi untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang terintegrasi.

“Jika Telaga Sarangan adalah primadona wisata alamnya, maka Klothok Lawu Sarangan hadir sebagai magnet kulinernya. Keduanya saling melengkapi,” ujar Ketut, Minggu (14/12/2025)

Mengingat kunjungan ke Sarangan mencapai 1,3 juta orang per tahun, Klothok Lawu optimis dapat menarik 30% dari total wisatawan tersebut untuk menikmati hidangan tradisional di sini, yang berlokasi di Jl. Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Konsep Prasmanan dengan Citarasa Tradisional

Klothok Lawu mengusung konsep prasmanan cepat saji (fast-serving buffet) yang ideal untuk melayani rombongan besar wisatawan. Kecepatan layanan diprioritaskan tanpa mengorbankan kualitas rasa.

Seluruh menu diolah menggunakan metode tradisional, di mana sebagian besar masakan dimasak dengan kayu bakar untuk menghasilkan aroma khas smokydan citarasa tradisional (pedesaan) yang kuat.

Beberapa hidangan andalan yang menjadi daya pikat utama meliputi:

  • Garang Asem: Menu best seller yang menjadi primadona khas Klothok Lawu.
  • Ayam Lodho dan Ayam Goreng: Lauk pauk klasik dengan bumbu meresap.
  • Gadon Daging dan Buntil: Pilihan lauk tradisional Jawa yang kaya rempah.
  • Sayur Mayur, Tersedia berbagai pilihan sayur otentik seperti Sayur Lodeh dan Sayur Asem.

Sebagai penutup, pengunjung wajib mencoba Pipes Kopyor (Pisang Kopyor). Dessert yang dipepes ini menyajikan kombinasi rasa gurih dari jenang putih dan mutiara, dengan irisan nangka yang menambah aroma otentik.

Menu Klothok Lawu Sarangan yang menggugah selera. (Foto: Warta Pribumi)

Klothok Lawu Sarangan menawarkan daya tarik harga yang sangat kompetitif, terutama melalui paket hematnya. Dengan merogoh kocek hanya Rp 14.000, pengunjung sudah dapat menikmati Nasi Putih atau Nasi Liwet serta berbagai jenis sayur sepuasnya.

Paket ekonomis ini juga dilengkapi dengan tiga varian sambal khas yang siap menggugah selera, Sambal Teri, Sambal Bawang, dan Sambal Tomat.

Untuk menghangatkan suasana lereng Lawu yang dingin, tersedia beragam camilan seperti tempe mendoan, bakwan, dan pisang goreng, serta minuman tradisional seperti Wedang Jahe, Wedang Sereh Jeruk Nipis, dan Kopi Klothok.

Pemberdayaan UMKM dan Fasilitas Wisata Terintegrasi

Keunggulan lokasi Klothok Lawu adalah kemampuannya menjadi hub bagi para pelancong. Selain hanya berjarak 100 meter dari loket masuk Telaga Sarangan, tempat ini menawarkan area parkir yang sangat luas, mampu menampung ratusan kendaraan hingga bus pariwisata, menjadikannya titik henti yang ideal sebelum atau sesudah menjelajahi Telaga Sarangan.

Bagian dalam Klothok Lawu Sarangan. (Foto: Warta Pribumi)

Yang tak kalah penting, Klothok Lawu memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan ekonomi lokal. Ketut menambahkan, sayuran yang digunakan dijamin segar karena dipasok langsung dari petani lingkungan sekitar.

“Kami menggandeng UMKM Magetan untuk suplai lauk pauk dan aneka olahan. Bahkan, 90% produk di pusat oleh-oleh kami khas Magetan,” tegasnya.

Persiapan Nataru 2025, City Light dan Pesta Kembang Api

Menyongsong momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Klothok Lawu bersiap menghadirkan suasana perayaan yang meriah. Pada malam pergantian tahun, akan diadakan pertunjukan Live Music yang puncaknya memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan Pesta Kembang Api dari sekitar Telaga Sarangan dan menikmati City Light yang menawan dari ketinggian.

Klothok Lawu Sarangan terbuka setiap hari, Senin hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB, siap menyambut wisatawan yang mencari perpaduan kuliner Jawa yang otentik, harga terjangkau, dan pemandangan Gunung Lawu yang tak tertandingi. (can/red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular