WARTAPRIBUMI, MAGETAN – Perhelatan akbar Napak Tilas Running Festival (NTRF) 2025, yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350, menyajikan pemandangan krusial di luar riuh para pelari.
Tim berseragam dari Ikatan Fisioterapis Indonesia (IFI) Cabang Magetan mengambil peran sentral sebagai garda terdepan dalam penanganan cedera dan pemulihan atlet, memastikan event berjalan sukses pada Sabtu (18/10/2025).
Kehadiran mereka bukan sekadar pelengkap, melainkan sebuah bentuk pengabdian profesional untuk kesehatan publik. Berpusat di titik start dan finish, Pendapa Surya Graha, para fisioterapis ini bekerja tanpa lelah.
Ketua IFI Magetan, Budiyatmo Joko Subiyakto mengatakan, IFI akan hadir dan siap membantu di segala event olahraga yang ada di Magetan.
“Kami siap membantu jika dibutuhkan dalam setiap event Napak Tilas setiap tahunnya ataupun event-event olahraga lainnya,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Pengurus IFI Magetan, M. Sufi Cahya Mahabatullah, menegaskan bahwa misi mereka lebih luas dari sekadar penanganan insiden.
“Kami tidak hanya standby untuk cedera. Misi utama kami adalah edukasi dan pencegahan,” ujar Sufi saat ditemui di posko utama.
Kontribusi nyata IFI Magetan terlihat sejak pagi buta. Mereka proaktif mendirikan posko pre-run stretching (peregangan) dan taping (pemasangan plester elastis) untuk mengoptimalkan kesiapan dan meminimalisir risiko cedera bagi para pelari.
Selama lomba berlangsung, tim medis IFI bergerak cepat menangani berbagai insiden lapangan, seperti ankle sprain(keseleo), kram otot, hingga kelelahan akibat panas (heat exhaustion).

Namun, sorotan utama tertuju pada area post-race recovery (pemulihan pasca-lomba). Ratusan pelari tampak mengantre untuk mendapatkan layanan vital yang difasilitasi secara profesional, meliputi sport massage dan ice bath (rendam es) untuk mempercepat pemulihan otot.
“Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk Magetan. Di hari jadi ke-350 ini, kami ingin menunjukkan bahwa kesehatan adalah pilar utama pembangunan. Fisioterapi hadir untuk memastikan masyarakat tetap aktif, bugar, dan produktif,” tambah Sufi.
Napak Tilas Running Festival 2025 sendiri menempuh kategori 5K dengan rute strategis. Dimulai dari Pendapa Surya Graha, pelari melintasi Jalan Kemasan, Imam Bonjol, Teuku Umar, Patimura, Monginsidi, Hasanudin, Timor, A. Yani, Jembatan Gandong, lalu kembali melalui Basuki Rahmat Utara, Timur, dan Selatan, sebelum finish di titik awal.
Festival lari ini merupakan salah satu dari rangkaian panjang perayaan Hari Jadi Kabupaten Magetan ke-350. Agenda besar lainnya yang telah dan akan dilaksanakan meliputi:
- 4 Oktober 2025: Pengajian Alh-Hikmah di Pendapa Surya Graha
- 6 Oktober 2025: Ziarah Tujuh Makam Leluhur
- 7 Oktober 2025: Ziarah Makam Gubernur Soerjo
- 9 Oktober 2025: Akademi ABC TPP PKK dan Festival Literasi
- 12 Oktober 2025: Upacara Hari Jadi Ke-350 Magetan
- 14 Oktober 2025: Malam Pengajian
- 18 Oktober 2025: Gerak Jalan Napak Tilas Running Festival
- 19 Oktober 2025: Sunatan Massal
- 21 Oktober 2025: Bhakti Sosial Operasi Katarak dan Daging Tumbuh
- 24 Oktober – 4 November 2025: Pekan Pasar Rakyat Magetan (PPRM)
- 31 Oktober 2025: Hiburan Pesta Rakyat
Keberadaan IFI Magetan di NTRF 2025 membuktikan peran sentral fisioterapi dalam mendukung gaya hidup sehat dan kesuksesan event olahraga skala besar di kabupaten tersebut. (*)

